Lewis Hamilton Meminta Mercedes Berdiskusi Dengannya Terkait Driver Baru

Hingga saat ini, Mercedes sama sekali belum menentukan driver yang akan mendampingi Lewis Hamilton di musim depan sebagai pengganti dari Nico Rosberg yang pensiun.

Hingga saat ini, Mercedes masih belum memiliki pendamping untuk Lewis Hamilton di musim depan. Wajar saja jika mereka masih belum menentukan driver kedua sebab seseorang yang diharapkan membalap untuk Mercedes pastilah mereka yang memiliki kemampuan sangat mumpuni mengongat kursi bandar bola yang ditinggalkan oleh Rosberg merupakan juara dunia sehingga Mercedes pasti akan mencari pembalap yang memiliki potensi juara.

Memilih Pendamping Lewis Hamilton Musim Depan

Pensiunnya Nico Rosberg dalam dunia balap f1 memang meninggalkan tugas yang sangat berat bagi Mercedes untuk menemukan penggantinya yang mampu menyeimbangkan kemampuan mereka dengan Rosberg mengingat Rosberg adalah juara dunia yang saat ini sedang berada di puncak performa namun memutuskan untuk pensiun. Di kala tim lainnya sudah bersiap untuk melakukan uji coba maupun latihan, hanya Mercedes yang masih harus menemukan pengganti Rosberg yang dnilai cocok dengan gaya balapan Mercedes dan juga sesuai atau mampu seimbang dengan kemampuan Hamilton. Meskipun mobil yang dimiliki sangat cepat, namun drivernya pun juga harus terampil.

Siapapun mungkin bisa dipilih Mercedes sebagai pendamping Hamilton mengingat semua pembalap pasti ingin bergabung dengan tim yang saat ini disebut sebagai tim tercepat di dunia karena mampu memiliki mobil yang tidak ada tandingannya sama sekali. Meskipun mereka yakin dengan performa Lewis Hamilton di arena balap mengingat dirinya mampu memberikan perlawanan yang seimbang kala berhadapan face to face dengan Rosberg. Tetapi, sebagai salah satu pembalap utama dari Mercedes, Hamilton meminta kepada timnya ini untuk berkonsultasi terlebih dahulu bahkan dinilai wajib untuk melakukan konsultasi dengannya terkait siapa yang akan mereka rekrut sebagai partner.

Hamilton menilai bahwa dirinya memiliki hak untuk mengetahui calon pembalap yang baru pengganti Rosberg meskipun keputusan akhir tetap menjadi milik Mercedes dan Hamilton tidak memiliki hak sama sekali untuk menentukan siapa yang akan menjadi partnernya di musim depan. Bagi Hamilton sendiri, Rosberg merupakan partner sekaligus saingan yang sangat hebat dan mampu membuat adrenalinya terpacu untuk menang sehingga kehilangan partner terbaik ini memang merupakan sebuah kekecewan baginya meskkpun pembalap yang berkebangsaan Inggris ini mengethui dengan benar bahwa Rosberg memang akan pensiun sehingga dirinya tidak kaget lagi dengan kabar ini.

Lewis Hamilton: Konsultasikan Driver Baru Dengan Saya

Wajar saja jika Hamilton meminta timnya ini untuk memberitahu dirinya tentang siapa yang ada di bayangan mereka untuk mendampingi Hamilton di musim depan yang diprediksi akan lebih ketat dibandingkan dengan musim ini. Hal ini dikarenakan Hamilton akan bersama dengan pembalap itu setidaknya selama satu musim bergulir dan dirinya pasti akan lebih sering bertemu orang itu entah itu dalam latihan maupun juga pertemuan internal tim. Ini menjadi pekerjaan yang lebih berat lagi bagi Mercedes sebab belum tentu Hamilton akan cocok dengan semua driver yang dipilih apalagi dulunya dia dengan Rosberg juga pernah terlibat perang dingin karena keduanya berambisi untuk jadi juara.

Seperti yang dilansir di dalam The News, Hamilton mengatakan jika setelah Mercedes setidaknya memiliki lima orang driver dalam bayangan mereka yang dinilai cocok untuk menggantikan Rosberg, maka pihak manajemen tim harus melakukan diskusi dahulu dengan dirinya. Beredar rumor jika pembalap yang disebut paling potensial untuk menjadi juara dunia dan mampi menggantikan posisi Rosberg adalah Sebastian Vettel yang saat ini membalap untuk Ferrari. Akan tetapi, mereka mengalami kendala untuk dapat memboyongnya mengingat dirinya terikat kontrak dengan Ferrari.

Siapakah kandidat pengganti Rosberg yang kira-kira akan disetujui oleh Lewis Hamilton sebagai partnernya membalap togel singapura untuk Mercedes di tahun depan menghadapi regulasi yang baru?