Man United Berada Di Posisi Puncak Deloitte Money League

Manchester United berada di urutan puncak sebagai klub dengan pendapatan terbesar menurut Deloitte Money League dan mengalahkan Barca dan Real Madrid.

Sebuah gengsi yang besar jika klub sepakbola telah mencetak rekor dan mengukir prestasi mengalahkan klub lainnya.Prestasi tersebut juga tidak hanya tentang gol atau trofi saja melainkan juga tentang kekuatan anggaran dan keuangan yang mereka miliki. Terkait dengan anggaran, Deloitte Money League dapat memperlihatkan klub mana yang menempati urutan terpuncak yang artinya klub prediksi bola tersebut memiliki anggaran dana dan pendapatan yang mereka miliki terbesar melebihi klub lainnya.

Manchester United Kalahkan Barca dan Real Madrid

Dari daftar terbaru yang baru saja dirilis, Manchester United telah kembali ke puncak Deloitte Football Money League untuk pertama kalinya dalam 11 tahun setelah mencetak rekor sebagai klub sepakbola dengan pendapatan tahunan tertinggi di dalam sepanjang sejarah. Rekor pendapatan United untuk periode musim 2015/16 sebesar £ 515.3 juta. Mereka melompati klub raksasa Spanyol Barcelona (£ 463.8m) dan Real Madrid (£ 463.8m), yang masing-masing duduk di posisi kedua dan ketiga.

Pemegang juara Liga Champions, Real Madrid tergelincir ke posisi ketiga setelah 11 tahun mereka berada di puncak.Artinya, pendapatan Real Madrid untuk musim 2015/2016 yang lalu menurun dan bahkan turun drastis dari menempati urutan teratas hingga ketiga di bawah Barcelona. Barcelona sendiri pendapatannya tidak mengalami peningkatan yang signifikan atau bisa dikatakan sama dengan musim sebelumnya 2014/15.

Deloitte Football Money League mengukur penghasilan klub dari pendapatan matchday, hak siar dan sumber komersial, dan peringkat mereka dibuat berdasarkan penilaian semuanya. Hasil dari Deloitte Football Money League ini tidak termasuk biaya transfer pemain. Tentunya, dari daftar tersebut, yang menarik perhatian adalah Manchester United yang meloncat ke posisi puncak.

Manchester United harus sabar menunggu hingga 11 tahun untuk bisa kembali mendapatkan posisi mereka sebagai sebuah klub terkemuka yang menghasilkan pendapatan terbesar di dunia. Mereka telah memiliki pertumbuhan pendapatan komersial yang fenomenal hingga membantu mereka mencapai posisi puncak di daftar tersebut.

Daftar Penghasilan Klub Elit Dunia

Beberapa tahun terakhir, Man United mampu mengamankan kemitraan atau kerjasama komersial dengan nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan klub lain. Jaringan kemitraan ini memungkinkan United untuk mendapatkan pendapatan yang besar dan kembali berada di puncak daftar Deloitte Football Money League.

Tentunya ada beberapa sebab lainnya yang membuat United akan terus bersaing dengan Barcelona dan Real Madrid antara lain kurangnya sepakbola Liga Champions, pound yang melemah terhadap Euro serta dalam jangka panjang, banyak klub-klub lain yang telah memasuki pasar komersial dan menuntut penawaran yang tinggi serta menggunakan The Red Devils sebagai preseden.

Klub lainnya, Manchester City berada di urutan kelima dengan pendapatan £ 392.6 juta dan klub Premier League berikutnya yang ada di dalam daftar togel jitu, sementara Arsenal (£ 350.4m), Chelsea (£ 334.6m) dan juga Liverpool (£ 302m), Tottenham (£ 209.2m), West Ham (£ 143.8m) dan juara bertahan Leicester City (£ 128.7m). Liga Premier memiliki 8 klub dari 20 klub dengan pendapatan terbesar di dunia secara keseluruhan.

Tim Bridge, manajer senior di Deloitte, mengatakan jika Money League terus memperlihatkan kekuatan keuangan Liga Premier secara mendalam. Munculnya Leicester City membuktikan bahwa jika di lapangan sukses, hal tersebut memberikan kesempatan tim di Premier League untuk berada di posisi di atas 20 besar.

Secara keseluruhan, 20 klub sepak bola tertinggi dan terproduktif di dunia menghasilkan £ 5.5 miliar pendapatan di tahun 2015/16. Ini menunjukkan adanya peningkatan pendapatan sebanyak 12 persen dari tahun sebelumnya. Untuk lebih jelasnya, lihat daftar berikut ini;

Ranking Klub Pendapatkan 2014/15 (£ juta) Pendapatan 2015/16 (£ juta) +/-
1 Manchester United 395.2 515.3 +2
2 Barcelona 426.6 463.8 =
3 Real Madrid 439 463.8 -2
4 Bayern Munich 360.6 442.7 +1
5 Manchester City 352.6 392.6 +1
6 Paris Saint-Germain 365.8 389.6 -2
7 Arsenal 331.3 350.4 =
8 Chelsea 319.5 334.6 =
9 Liverpool 298.1 302 =
10 Juventus 246.4 255.1 =
11 Borussia Dortmund 213.5 212.3 =
12 Tottenham 195.9 209.2 =
13 Atletico Madrid 134.4 171 +3
14 Schalke 04 167.1 167.9 -1
15 Roma 136.3 163.2 =
16 AC Milan 151.5 160.6 -2
17 Zenit St Petersburg 127.7 147 +1
18 West Ham 122.4 143.8 N/A
19 Inter Milan 125.4 134 +1
20 Leicester City 128.7 172.1 N/A

 

Berjaya, Chelsea Tambahkan Kapasitas Stadion Stamford Bridge

Chelsea yang saat ini sedang berada di puncak kebanggaan Liga Primer, berencana untuk meningkatkan kapasitas Stamford Bridge dari 41.663 menjadi 60.000.

Chelsea yang kini dikendalikan oleh Antonio Conte benar-benar menjadi klub yang sangat kuat dan bisa dikatakan hampir tak terkalahkan di Liga Primer. Bagaimana tidak, bukan hanya persoalan The Blues yang ada di puncak klasemen taruhan bola, melainkan bagaimana The Blues mengalahkan lawan-lawannya. Bisa jadi, salah satu kemenangan besarnya adalah saat The Blues menggempur The Red Devils hingga 4 – 0 tanpa ampun bulan Oktober 2016 lalu. Kini, Chelsea berencana untuk terus maju.

Chelsea Rencanakan Tingkatkan Stamford Bridge

Chelsea sudah menyajikan aplikasi untuk pembangunan kembali Stamford Bridge. Ya, Chelsea berencana untuk meningkatkan kapasitas Stamford Bridge hingga 60.000 kursi. Aplikasi rencana tersebut diberikan Hammersmith dan Dewan Fulham beberapa waktu lalu. Jika rencana ini disetujui, tentu Stamford Bridge bisa menjelma menjadi kandang yang akan menjadi lautan biru. Bukan tidak mungkin juga jika nantinya akan melahirkan sebuah kutukan untuk klub-klub lainnya yang bermain tandang.

Seperti sudah diketahui jika kapasitas Stamford Bridge saat ini adalah 41.663 kursi. Jika ditingkatkan menjadi 60.000 kursi, hal tersebut menjadikan Stamford Bridge sebagai stadion terbesar kesembilan yang dimiliki oleh klub di Inggris setelah Manchester United, Arsenal, West Ham, Manchester City, Liverpool, Sunderland, Newcastle United dan Aston Villa. Artinya, Stamford Bridge yang dimiliki Chelsea akan bersaing dengan stadion yang dimiliki oleh 8 klub tersebut.

Hal ini dilakukan oleh Chelsea karena pembangunan kembali Stamford Bridge adalah pilihan yang lebih disukai mereka daripada mereka membangun stadion baru dari awal. Bahkan, semenjak Antonio Conte dan Chelsea berada di puncak Liga Premier, pemilik Chelsea, yakni Roman Abramovich dikabarkan bersedia untuk mendanai proyek besar tersebut yang diperkirakan akan memakan dana hingga £ 500 juta.

Tantangan Pengembangan Stamford Bridge Menjadi 60.000 Kursi

Chelsea memiliki pertemuan yang dijadwalkan akan membahas perencanaan dan pengembangan Stamford Bridge bersama komite pengendalian Hammersmith dan Dewan Fulham. Kabarnya, dewan dan beberapa pihak terkait sudah menunjukkan tanda-tanda (rekomendasi) jika aplikasi untuk pengembangan dan peningkatan Stamford Bridge akan disetujui. Namun, bukan berarti tidak ada tantangan.

Tantangan utama dari diskusi tersebut adalah tentang transportasi menuju stadion tersebut. Dengan rencana kapasitas mencapai 60.000 kuris, maka membuat jarak jalur bawah tanah dan kereta api adalah tantangan yang terpenting dan tantangan utama yang dihadapi proyek pengembangan ini. Namun, jika sudah disetujui, maka tantangan tersebut akan diatasi dengan baik mengingat kebesaran kapasitas stadion merupakan kebanggaan dan gengsi sebuah klub.

Proyek ini juga berarti bahwa klub dalam hal ini perlu untuk menemukan stadion atau ‘kandang’ sementara dikarenakan pengembangan tersebut tentu akan memakan waktu yang cukup lama. Berbagai kegiatan proyek termasuk penggalian dimungkinkan akan dilakukan untuk mencapai kapasitas yang diinginkan di area seluas 12-acre tersebut.

Beberapa nama stadion telah disebutkan. Salah satunya adalah stadion Twickenham yang sepertinya akan disetujui sebagai ‘kandang’ sementara Chelsea. Selain Tickenham, stadion Wembley juga telah disebut-sebut, meskipun rival se-London Chelsea, yakni Tottenham sudah berencana bermain di stadion tersebut untuk musim 2017/18. Hanya saja, belum ditentukan dimana ‘rumah’ Chelsea untuk sementara ini.

Bukan tidak mungkin jika rencana pengembangan bursa togel tersebut disetujui dan segala tantangan dapat diatasi dalam waktu yang singkat. Jika iya, maka Chelsea yang saat ini berada di puncak klasemen Liga Primer tentu akan memiliki semangat yang lebih besar lagi. Begitu juga antusias para fans The Blues akan semakin besar. Bisa jadi, ini akan menjadi awal Chelsea dan Antonio Conte menguasai Liga Primer. Mungkinkah?

RESMI! Persib Bandung Lepas 11 Pemain Jelang ISL 2017

Akhirnya secara resmi Persib Bandung telah melepas 11 pemain tepat sebelum kompetisi ISL 2017 dimulai. Persib Bandung juga mendatangkan pemain baru musim ini.

Kompetisi paling bergengsi di seluruh penjuru tanah air, ISL (Indonesia Super League) 2017 akan segera di gelar mengingat tahun baru 2017 sudah akan tiba. Masing-masing klub taruhan bola juga terlihat sudah mempersiapkan diri tak terkecuali bagi Persib Bandung yang sedang ‘merampingkan’ tubuh dengan melepas beberapa pemain. Persib Bandung akan memulai ISL 2017 dengan strategi baru termasuk susunan pemain. Hal ini dilakukan untuk menghindari kekalahan seperti yang dialami di ISC 2016.

ISC 2016 Jadi Bahan Evaluasi

ISC atau Indonesia Soccer Championship 2016 benar-benar berharga bagi Persib Bandung. Pasalnya, Maung Bandung yang sebelumnya tampak sangar dan menjuarai berbagai kompetisi, di ISC 2016 tampak tidak memiliki taring. Bahkan, sebelum kompetisi usai, sang pelatih sudah tidak lagi berambisi mengejar kemenangan. Artinya, beberapa laga terakhir di ISC yang dimiliki Maung Bandung ini tidak akan dijadikan target untuk meraih poin sempurna karena kesempatan untuk menjuarai ISC sudah tidak ada.

Sebaliknya, beberapa laga terakhir ISC hanya dijadikan bahan evaluasi untuk menyusun strategi serta komposisi pemain yang nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi ISL. Ya, Persib Bandung di ISC boleh saja tidak memiliki taring dan kesempatan untuk berada di peringkat atas, tapi di ISL kesempatan tersebut terbuka lebar jika saja strategi dan susunan materi atau pemain nantinya sesuai dengan harapan. Inilah yang sedang dilakukan oleh Persib Bandung saat ini.

Perombakan akan komposisi materi ini berimbas pada beberapa atau tepatnya belasan pemain yang akhirnya dilepas. Ini adalah sebuah konsekuensi dari sebuah rencana dan harapan. Jika ada beberapa pemain yang tidak masuk dalam rencana, maka secara otomatis pemain tersebut tidak akan mendapatkan perpanjangan kontrak artinya para pemain harus mencari klub lain agar tetap bisa bermain dan berkompetisi. Oleh sebab itu, Persib Bandung terlihat tampak ramping saat ini.

11 Pemain Dilepas, Perombakan Persib Bandung

Secara resmi, Persib Bandung mengumumkan jika pihaknya telah melepas sebanyak 11 pemain. 11 pemain tersebut tidak akan diikutkan membela Persib Bandung di ISL 2017 nanti. Artinya, akan ada perombakan skuad yang dilakukan secara massif mengingat ada cukup banyak pemain yang dilepas. Pertanyaannya adalah, siapa sajakah 11 pemain yang dilepas oleh Persib Bandung?

11 pemain yang dilepas Persib Bandung adalah Robertino Pugliara, Diogo Ferreira, Samsul Arif, Rudiyana, Rachmad Hidayat, Purwaka Yudhi, Muhammad Agung Pribadi, Yandi Sofyan, M. Taufiq, Dias Angga Putra dan David Laly. Mereka dilepas di waktu yang tepat dan agar mereka tidak menunggu terlalu lama sehingga harapannya mereka dapat menemukan klub baru sebelum kompetisi ISL dimulai. Itulah yang dikemukakan oleh Zaenuri Hasyim selaku Komisaris PT. Persib Bandung Bermartabat (PT.PBB).

Jika menunggul hasil dari evaluasi yang dilakukan oleh seluruh pihak manejemen, menurut Zaenuri Hasyim akan memakan waktu yang lama dikarenakan beberapa pengurus saat ini masih di luar negeri. Jadi, skuad Persib Bandung yang masih tersisa adalah Sergio van Dijk, Tantan, Zulham Zamrun, Atep, Marcos Flores, Febri Hariyadi, Kim Jeffrey Kurniawan, Hariono, Jajang Sukmara, Rudolof Yanto Basna, Vladimir Vujovic, Tony Sucipto, Muhammad Ridwan, Deden M. Natshir dan I Made Wirawan.

Untuk memperkuat barisan skuad, Maung Bandung juga telah mendatangkan dua orang pemain baru yakni seorang bomber berkewarganegaraan Brasil sekaligus eks Mitra Kukar yang di musim lalu membela klub T-Team FC (Malaysia) yakni Patrick Cruz Dos Santos dan mantang gelandang Persib sekaligus mantan pemain Pahang FA (Malaysia) yakni Dedi Kusnandar. Kita akan melihat bagaimana rencana Persib Bandung ini berhasil atau tidak saat ISL 2017 sudah mulai bergulir togel sgp.

Jelang ISL 2017, Ini Dia 7 Klub Bermasalah Versi PSSI

ISL 2017 akan segera bergulir dan PSSI masih memiliki berbagai tugas yang harus diselesaikan salah satunya adalah menyelesaikan 7 klub yang bermasalah

Kompetisi paling bergengsi di tanah air, Indonesia Super League (ISL) 2017 tinggal menunggu hari lagi. Semua klub sudah bersiap-siap untuk kembali bertempur dan rebut harkat, martabat dan kebanggaan klub dengan menjadi juara ISL 2017. Namun, sepertinya untuk tujuh klub yang bermasalah, mereka harus terlebih dahulu berurusan dengan hukum dan peraturan PSSI agar terlepas dari status ‘klub bermasalah’ yang disematkan oleh PSSI kepada klub sbobet yang masih memiliki sejumlah masalah.

7 Klub Bermasalah Akan Dibahas di Kongres PSSI

Seiring hajatan tahunan ISL akan segera dimulai, kongres PSSI juga akan segera digelar. Salah satu agenda kongres tersebut adalah membahas status dari 7 klub yang masih dianggap bermasalah hingga hari ini. Harapannya, usai Kongres Tahunan PSSI ini yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 8 Januari 2017 di Bandung ketujuh klub tersebut mendapatkan kejelasan akan statusnya dan tentunya bisa segera lepas dari status bermasalah sehingga bisa ikut meramaikan ISL 2017.

Adapun daftar ketujuh klub yang masih dianggap bermasalah oleh PSSI adalah Lampung FC, Persipasi Kota Bekasi, Persewangi Banyuwangi, Persema Malang, Persibo Bojonegoro, Arema Indonesia dan Persebaya Surabaya. Tentunya, tujuh klub di atas memiliki masalah yang berbeda-beda. Masalah ini harus bisa ditemukan solusinya ketika Kongres Tahunan PSSI 8 Januari mendatang. Pihak klub juga diharapkan bisa melakukan kerjasama sehingga permasalahannya bisa segera diatasi dengan cepat.

Menurut Gusti Randa yang merupakan anggota dari Exco atau Komite Eksekutif PSSI, pihak PSSI akan membuat identifikasi permasalahan untuk masing-masing klub. Menurutnya, ada dua kategori identifikasi masalah yakni masalah yang bisa diselesaikan di tingkat PSSI dan ada yang harus melalui jalur hukum berupa pengadilan. Contohnya adalah Persebaya yang dulunya merupakan anggota dari PSSI dan saat ini dipertanyakan statusnya apakah masih bisa kembali menjadi anggota PSSI atau tidak karena Persebaya Surabaya harus menyelesaikan masalah di pengadilan terlebih dahulu.

Masalah 7 Klub Berbeda-beda

Salah satu masalah yang ada adalah adanya satu klub yang memiliki dua kepengurusan. Jadi, bukan pengurus yang kehilangan klub melainkan satu klub dengan dua pengurus. Mereka juga merasa memiliki hak yang sama atas klub tersebut. Jika masalahnya seperti ini, maka masih tergolong masalah yang dapat diselesaikan PSSI atau masih dalam ranah yuridiksi PSSI. Sedangkan ada juga masalah klub yang masuk ranah perdata dan hal tersebut bukan dalam ranah yuridiksi PSSI sehingga harus diselesaikan di meja hijau.

Jika klub yang bermasalah dan sudah diputuskan di pengadilan, maka PSSI akan dengan cepat menyelesaikannya seperti kasus Persebaya Surabaya yang sudah diputuskan secara resmi oleh pengadilan, maka PSSI akan segera menyelesaikan masalah Persebaya Surabaya di Kongres Tahunan PSSI nanti. Sehingga untuk Persebaya Surabaya keputusannya bisa saja cepat. Sedangkan yang lainnya akan segera diputuskan setelah dipilah-pilah jenis masalahnya.

Kembali lagi masalah apa saja yang dapat diselesaikan oleh PSSI atau yang tergolong yuridiksi PSSI maka akan diselesaikan di Kongres sedangkan yang masuk kategori perdata, maka diselesaikan di luar PSSI. Memang terkesan berbelit-belit, tapi begitu aturan dan prosedurnya dan harus dijalankan sesuai dengan prosedur atau hukum yang berlaku.

Namun, walau apapun yang terjadi di luar lapangan, semua pecinta sepak bola tanah air tentunya berharap jika ISL 2017 akan diramaikan oleh klub papan atas dan klub baru sehingga lebih menarik untuk dinikmati. Apalagi, bisa dikatakan jika lewat ISL-lah, para fans berat masing-masing klub judi togel dapat mengekspresikan diri dan menunjukan kecintaannya kepada klub lokal.